Arsitektur Docker

Mengenal Arsitektur Docker

Docker adalah platform opensource untuk mengembangkan, mengirim, dan menjalankan aplikasi. Docker memungkinkan untuk memisahkan aplikasi dari infrastruktur sehingga Anda dapat mendistribusikan perangkat lunak dengan cepat.

Docker adalah platform opensource untuk mengembangkan, mengirim, dan menjalankan aplikasi. Docker memungkinkan untuk memisahkan aplikasi dari infrastruktur sehingga dapat mendistribusi perangkat lunak dengan cepat. Dengan Docker, kalian dapat mengelola infrastruktur dengan cara yang sama seperti biasa kalian mengelola sebuah aplikasi. Dengan memanfaatkan Docker untuk pengiriman, menguji, dan menggunakan kode dengan cepat, kalian dapat secara signifikan mengurangi penundaan antara menulis kode dan menjalankannya dalam fase produksi.


Docker merupakan sebuah teknologi yang membantu dalam menerapkan teknologi Microservice.

(source:https://www.docker.com/resources/what-container)
Ilustrasi Arsitektur Docker

Pada gambar sebelah kanan merupakan ilustrasi bagaimana konsep virtual machine semacam virtualbox/vmware. Perbedaan antara Virtual Machine dengan teknologi Container adalah ada pada Operating system. Dimana teknologi container menggunakan operating system milik host atau OS pada komputer kita.

Sehingga kita tidak perlu memasang Operating System berulang-ulang setiap kali kita ingin membuat sebuah container. Lantas jika kita menggunakan windows apakah OS nya akan sama? Jawabanya tidak, meskipun OS pada host adalah windows tetap nanti docker akan me-running menggunakan OS linux.

source (https://docs.docker.com/engine/docker-overview/)
beberapa bagian dari docker

Secara garis besar ada beberapa hal yang harus kita ketahui agar mengerti alur dari Docker itu sendiri yaitu

Docker Client

Sebenarnya Docker Client bertugas sebagai komunikasi antara host (komputer kita) terhadap Docker Host dengan mengirimkan perintah CLI.

Docker Host

Disinilah tempat berlangsungnya atau berjalanya Container maupun Images. Saat Docker client mengirimkan perintah CLI maka Docker Host akan membaca dan menjalankan Daemon yag bertugas untuk menjalankan Container maupun mengelola Images.

Registry

Registry adalah aplikasi sisi server dengan skalabilitas yang tinggi dan sangat terukur yang berfungsi untuk menyimpan dan mendistribusikan Image Docker.
Intinya registry merupakan tempat untuk distribusi Image

Images

Merupakan sebuah file dengan multilayer yang digunakan untuk mengeksekusi sebuah kode kedalam Container.

Container

Container adalah sebuah wadah untuk mendeploy sebuah Image dan segala file yang dibutuhkan untuk runing sebuah aplikasi seperti: code, runtime, system tools, system libraries dan settings.

Penutup

Demikian Penjelasan Singkat mengenai Docker, untuk cara install Docker dapat dibaca disini install-docker-di-windows

Newsletter Updates

Enter your email address below to subscribe to our newsletter

Leave a Reply